Sarjana Ilmu Kesehatan dalam Perawatan Medis Darurat

Umum

Deskripsi Program

Pelamar harus lulus penilaian kebugaran, evaluasi fobia, dan pemeriksaan medis untuk mendapatkan gelar Perawatan Medis Darurat.

Karier

Praktisi Perawatan Darurat adalah spesialis di bidang perawatan darurat dan penyelamatan pra-rumah sakit, dengan fokus pada manajemen pasien yang sakit kritis atau terluka.

Persyaratan Pendaftaran

  • Minimum APS: 26
  • Bahasa pengajaran dan pembelajaran- Bahasa Inggris: 5 (60%)
  • Matematika: 4 (50%)
  • Literasi Matematika: Tidak diterima
  • Ilmu Fisika: 4 (50%)
  • Ilmu Kehidupan: 4 (50%)
  • Subjek tambahan 1: 4 (50%)
  • Subjek Tambahan 2: 4 (50%)

Penerimaan untuk pelamar internasional harus memenuhi persyaratan kepatuhan sebagaimana diatur oleh Undang-Undang Imigrasi No 13 tahun 2002, peraturan yang dibuat di sana di bawah kebijakan Universitas.

Memenuhi persyaratan minimum Fakultas untuk program tertentu tidak selalu menjamin masuk ke program itu karena kendala ruang. Semua pelamar harus menyelesaikan NBT (National Benchmark Test) sebelum masuk. Hasil NBT akan menginformasikan keputusan yang diambil tentang penempatan pemohon. Orientasi Kehidupan tidak termasuk ketika menghitung APS.

Registrasi dan Mulai Tanggal

Pendaftaran dimulai pada bulan Januari dan kuliah pada bulan Februari untuk program kerja Sarjana dan Pascasarjana.

Semua program penelitian untuk Magister dan PhD dapat mendaftar sepanjang tahun.

Tanggal Berakhir: Akademik dimulai pada bulan Januari dan berakhir pada bulan Desember. Batas waktu program ditentukan oleh durasi program.

Terakhir diperbarui Agu 2020

Tentang Sekolah

Vibrant, multicultural and dynamic, the University of Johannesburg (UJ) shares the pace and energy of cosmopolitan Johannesburg, the city whose name it carries. Proudly South African, the university i ... Baca terus

Vibrant, multicultural and dynamic, the University of Johannesburg (UJ) shares the pace and energy of cosmopolitan Johannesburg, the city whose name it carries. Proudly South African, the university is alive down to its African roots, and well-prepared for its role in actualising the potential that higher education holds for the continent’s development. Baca Lebih Sedikit